Menulis, ada Resiko?
Posted by fatchulfkip on November 14, 2008
Menulis bisa terlaksana bila kita ide. Ide bisa didapat dengan cara melakukan pengamatan terhadap fenomena yang terjadi di sekitar kita. Banyak fenomena alam atau sosial. Pengetahuan dan pengalaman menjadi komponen penunjang. Orang yang senantiasa melakukan pengamatan, perekaman (bisa ditulis dalam catatan kecil atau ditulis di otak). Lalu, melakukan kontemplasi sembari menulis.
Menulisnya bisa dalam bentuk tulisan manual (orang bilang, konsep) atau bisa juga langsung menulis di komputer. Gak usah mikir panjang. Tulis apa saja yang bisa ditulis. Selesai menulis, bisa melakukan editing bila perlu.
Bila sudah terbiasa menemukan atau mencari ide, keinginan menulis pasti datang. Segera menuliskan ide, bagus. Tak perlu menunda-nunda. Waktu sedikit, tidak disia-siakan. Menulis, menulis, dan menulislah seperti yang dilakukan kawan kita ini. Walau katanya, menulis itu bisa beresiko. Untuk itu, kecermatan dan kehati-hatian perlu diperhatikan. Kalaupun masih timbul resiko, ya kita musti punya dasar bila dikonfirmasi oleh pihak tertentu.
Bahasa atau tulisan bisa saja membuat orang tersanjung atau bisa juga tersinggung. Menulis harus berdasar pada fakta dan disampaikan dengan cara sehalus mungkin. Tapi, kalau masih saja ada pihak yang tak puas, benar kata kawan, bahwa menulis itu ada dampak: positif atau negatif. Moga dampak positif yang dapat diunduh. Gimana menurut pian?


